Knowee
Questions
Features
Study Tools

Senyum BapakKarya Fenty Nadia Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. Biasanya tidak pernah absen untuk selalu bercerita tentang pekerjaanna di pabrik kue yang wanginya terus membuatnya lapar. Dirinya bercerita tentang tugasnya membungkus kue-kue manis hangat berwarna cokelat dan kejadian-kejadian seru di pabriknya. Wangi yang bisa kucium dari kemejanya saat bapak sampai di rumah.Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.Bapak pun langsung masuk ke kamar tanpa banyak bicara. Di meja makan, Ibu terlihat mengkhawatirkan walaupun tidak ada kata-kata.***Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. Aku yang mencoba bertanya pun tidak dihiraukannya. Sedih hatiku tidak lagi mendengar cerita Bapak. Ibu hanya bisa mengusap pundakku saat mengetahui kesedihanku.Namun, tiba-tiba malam ini wajah Bapak kembali ceria. Muncul lagi gurat-gurat bahagia di wajahnya. Jika malam-malam sebelumnya dia hanya melihat sekilas, kini dia kembali mengusap kepalaku seperti dahulu saat bajunya masih tercium bau manis kue. Senyumnya kembali merekah di wajah lelahnya.Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. Dia pun dipindah ke bagian pengepakan barang dengan kardus-kardus besar berwarna cokelat. Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.Tugasnya kali ini adalah memindahkan kardus-kardus kue besar ke dalam gudang. Setiap hari dia harus bolak-balik puluhan kali yang menyusun kardus tersebut. Tidak lagi diciumnya kue manis yang membuatnya lapar. Kini, hanya ada bau apak kardus bercampur keringatnya. Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa. Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. ”Jangan takut berubah, Man,” kata Bapak. ”Lihat Bapak. Kemarin Bapak terus ngedumel karena badan yang lelah dan bau keringat. Tapi sekarang Bapak senang karena sakit dengkul Bapak sudah tidak datang lagi,” jelasnya. Aku pun mengangguk senang. Kuingat terus dalam hati perkataan Bapak. Begitu juga senyumnya yang terus menikmati pekerjaannya.Sumber: www.pixabay.comBerdasarkan cerpen tersebut konflik yang terjadi adalah...Klik kolom BENAR untuk pernyataan yang BENAR dan klik kolom SALAH untuk pernyataan yang SALAH.Pernyataan 1: Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya.  blankPernyataan 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya.  blankPernyataan 3: Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.  blankPernyataan 4: Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya.  blankSALAH

Question

Senyum BapakKarya Fenty Nadia Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. Biasanya tidak pernah absen untuk selalu bercerita tentang pekerjaanna di pabrik kue yang wanginya terus membuatnya lapar. Dirinya bercerita tentang tugasnya membungkus kue-kue manis hangat berwarna cokelat dan kejadian-kejadian seru di pabriknya. Wangi yang bisa kucium dari kemejanya saat bapak sampai di rumah.Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.Bapak pun langsung masuk ke kamar tanpa banyak bicara. Di meja makan, Ibu terlihat mengkhawatirkan walaupun tidak ada kata-kata.***Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. Aku yang mencoba bertanya pun tidak dihiraukannya. Sedih hatiku tidak lagi mendengar cerita Bapak. Ibu hanya bisa mengusap pundakku saat mengetahui kesedihanku.Namun, tiba-tiba malam ini wajah Bapak kembali ceria. Muncul lagi gurat-gurat bahagia di wajahnya. Jika malam-malam sebelumnya dia hanya melihat sekilas, kini dia kembali mengusap kepalaku seperti dahulu saat bajunya masih tercium bau manis kue. Senyumnya kembali merekah di wajah lelahnya.Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. Dia pun dipindah ke bagian pengepakan barang dengan kardus-kardus besar berwarna cokelat. Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.Tugasnya kali ini adalah memindahkan kardus-kardus kue besar ke dalam gudang. Setiap hari dia harus bolak-balik puluhan kali yang menyusun kardus tersebut. Tidak lagi diciumnya kue manis yang membuatnya lapar. Kini, hanya ada bau apak kardus bercampur keringatnya. Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa. Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. ”Jangan takut berubah, Man,” kata Bapak. ”Lihat Bapak. Kemarin Bapak terus ngedumel karena badan yang lelah dan bau keringat. Tapi sekarang Bapak senang karena sakit dengkul Bapak sudah tidak datang lagi,” jelasnya. Aku pun mengangguk senang. Kuingat terus dalam hati perkataan Bapak. Begitu juga senyumnya yang terus menikmati pekerjaannya.Sumber: www.pixabay.comBerdasarkan cerpen tersebut konflik yang terjadi adalah...Klik kolom BENAR untuk pernyataan yang BENAR dan klik kolom SALAH untuk pernyataan yang SALAH.Pernyataan 1: Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya.  blankPernyataan 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya.  blankPernyataan 3: Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.  blankPernyataan 4: Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya.  blankSALAH

...expand
🧐 Not the exact question you are looking for?Go ask a question

Solution

Pernyataan 1: Salah Pernyataan 2: Benar Pernyataan 3: Benar Pernyataan 4: Benar

Similar Questions

Jodohkan kalimat berikut berdasarkan struktur pada teks cerpen dengan baik dan benar!Perintah : Ambil dan letakkan Pilihan jawaban yang sesuai dengan pernyataan!Kalimat 1: Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.  blankKalimat 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya.  blankKalimat 3: Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut.  blankKalimat 4: Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa.

Keuntungan jika berceramah menggunakan teknik ekstemporan adalah ...*Pembicara tidak membosankanMateri yang disampaikan urut dan sistematisBahasa yang digunakan singkatMenghemat waktuPembicara bebas memilih topik

Berikut ini pernyataan yang tepat terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban apabila waktu pelaksanaannya dilakukan ketika....Perintah : Klik pada pilihan jawaban yang tepat!A. Pak Hanafi memilih untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa kambing bukan disaat tanggal 10 Dzulhijjah melainkan dua hari setelahnya.  blankB. Pak Faisal membeli kambing pada tanggal 13 Dzulhijjah yang bertepatan dengan malam minggu yang kemudian ketika ba’da maghrib mengajak adik-adiknya untuk melakukan pemotongan hewan kurban di depan halaman rumah.  blankC. Pak Alvin merupakan seorang yang tiap tahun rutin untuk berkurban. Beliau melakukan pemotongan hewan kurban ketika tanggal 11 Dzulhijjah.  blankD. Pak Karim membeli kambing pada dan kemudian beliau rawat sampai usia yang pas untuk di kurbankan. Beliau melakukan pemotongan tersebut ketika tepat tanggal 10 Dzulqo’dah.  blankBENAR  SALAH

Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat majemuk setara berikut adalah ...a.Saya ingin memberi buku; namun uang saya belum cukup.b.Bukan keindahan alamnya. Melainkan keramahan orangnya yang menjadi daya tarik Indonesia.c.Saya telah mengunjungi Taman Mini beberapa kali sedangkan, dia belum pernah sama sekali.d.Dia tidak belajar tari Bali, tetapi belajar tari Betawi.

Anda bekerja di sebuah toko elektronik sebagai seorang kasir. Kebetulan ada seorang pelanggan yang ingin menanyakan terkait barang yang baru saja dibeli mengalami kerusakan dan meminta untuk menggantinya, tetapi sebelumnya belum ada kesepakatan akan transaksi tersebut. Sementara itu pemilik toko sedang tidak ada di toko. Maka yang akan Anda lakukan adalah ….A.   Menghubungi pemilik toko untuk bertanya kapan akan kembali ke tokoB.   Meminta pertimbangan rekan kerja lainnya apakah akan menggantinya atau tidakC.   Merasa kasihan kepada orang tersebut karena harus menunggu sehingga Anda menggantinya agar pelanggan puas dan tidak merasa dirugikanD.   Meminta orang tersebut menunggu hingga pemilik toko datang sehingga dapat bertanya secara langsungE.   Menghubungi pemilik toko untuk memastikan kebenaran perihal transaksi yang telah dilakukan

1/3

Upgrade your grade with Knowee

Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.