Jodohkan kalimat berikut berdasarkan struktur pada teks cerpen dengan baik dan benar!Perintah : Ambil dan letakkan Pilihan jawaban yang sesuai dengan pernyataan!Kalimat 1: Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya. blankKalimat 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. blankKalimat 3: Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. blankKalimat 4: Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa.
Question
Jodohkan kalimat berikut berdasarkan struktur pada teks cerpen dengan baik dan benar!Perintah : Ambil dan letakkan Pilihan jawaban yang sesuai dengan pernyataan!Kalimat 1: Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya. blankKalimat 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. blankKalimat 3: Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. blankKalimat 4: Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa.
Solution
Kalimat 1: Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.
Kalimat 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya.
Kalimat 3: Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut.
Kalimat 4: Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi dirasakan.
Similar Questions
Senyum BapakKarya Fenty Nadia Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. Biasanya tidak pernah absen untuk selalu bercerita tentang pekerjaanna di pabrik kue yang wanginya terus membuatnya lapar. Dirinya bercerita tentang tugasnya membungkus kue-kue manis hangat berwarna cokelat dan kejadian-kejadian seru di pabriknya. Wangi yang bisa kucium dari kemejanya saat bapak sampai di rumah.Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.Bapak pun langsung masuk ke kamar tanpa banyak bicara. Di meja makan, Ibu terlihat mengkhawatirkan walaupun tidak ada kata-kata.***Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. Aku yang mencoba bertanya pun tidak dihiraukannya. Sedih hatiku tidak lagi mendengar cerita Bapak. Ibu hanya bisa mengusap pundakku saat mengetahui kesedihanku.Namun, tiba-tiba malam ini wajah Bapak kembali ceria. Muncul lagi gurat-gurat bahagia di wajahnya. Jika malam-malam sebelumnya dia hanya melihat sekilas, kini dia kembali mengusap kepalaku seperti dahulu saat bajunya masih tercium bau manis kue. Senyumnya kembali merekah di wajah lelahnya.Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. Dia pun dipindah ke bagian pengepakan barang dengan kardus-kardus besar berwarna cokelat. Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.Tugasnya kali ini adalah memindahkan kardus-kardus kue besar ke dalam gudang. Setiap hari dia harus bolak-balik puluhan kali yang menyusun kardus tersebut. Tidak lagi diciumnya kue manis yang membuatnya lapar. Kini, hanya ada bau apak kardus bercampur keringatnya. Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa. Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. ”Jangan takut berubah, Man,” kata Bapak. ”Lihat Bapak. Kemarin Bapak terus ngedumel karena badan yang lelah dan bau keringat. Tapi sekarang Bapak senang karena sakit dengkul Bapak sudah tidak datang lagi,” jelasnya. Aku pun mengangguk senang. Kuingat terus dalam hati perkataan Bapak. Begitu juga senyumnya yang terus menikmati pekerjaannya.Sumber: www.pixabay.comBerdasarkan cerpen tersebut konflik yang terjadi adalah...Klik kolom BENAR untuk pernyataan yang BENAR dan klik kolom SALAH untuk pernyataan yang SALAH.Pernyataan 1: Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. blankPernyataan 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. blankPernyataan 3: Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati. blankPernyataan 4: Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. blankSALAH
Pagi itu Tio tampak sedih dan menatapku penuh keinginan untuk bercerita. Dengan lesu Ia bercerita tentang ayahnya yang mendapat masalah keuangan di perusahaan. Tanpa cerita apapun Ayahnya harus dibawa ke meja hijau. Seluruh keluarganya sangat kehilanngan dan tidak percaya. Tio harus rela terpisah dengan Ayahnya di saat sangat membutuhkan motivasi. Dengan mata yang basah aku mencoba untuk membuatnya tetap semangat dan berdoa untuk Ayahnya.Makna ungkapan meja hijau pada penggalan cerpen di atas adalah... .*A. meja berwarna hijauB. pengadilanC. meja resmiD. meja keadilan26. Cermatilah kutipan cerpen berikut! Hampir separuh penduduk kota itu minimal pernah mendengar nama Desty. Kemasyurannya tidak hanya sebagai wanita karier yang sangat sibuk, tetapi juga sebagai warga kota yang makmur. Bukan sesuatu yang kebetulan jika ia duduk pada peringkat atas di bidangnya. Ia memang perempuan yang memiliki ambisi melambung; mengimbangi keinginan dengan bekerja keras dan semangat bersaing, dan menempuh cara apa saja untuk mencapai apa yang ia inginkan.Watak tokoh Desty dalam kutipan cerpen tersebut adalah... .*A. egoistisB. ramahC. santunD. ambisius27. Bacalah kutipan cerpen berikut!Langit ungu muda. Tiada mega di kaki langit-kami merasa saat-saat itu memang segera akan sampai. Sembari berjalan kian kemari setelah mengenakan busana terbaik yang kami miliki, kami menikmati setiap detik dari saat kebahagiaan kami yang fana, karena kami belum lagi mengerti kebahagiaan macam apakah yang masih bisa kami dapatkan lagi dalam kehidupan yang abadi.Makna kata fana dalam kutipan cerpen tersebut adalah… .*A. tidak lamaB. tidak kekalC. tidak nyataD. tidak sempurna28. Bacalah puisi berikut! Pernyataan berikut yang sesuai dengan puisi "Becak" adalah... .*A. Puisi tersebut menceritakan suasana haru dalam pertemuan antara seorang pemuda dan penarik becak.B. Puisi tersebut berisi ungkapan perasaan seorang penarik becak yang menghabiskan hidupnya di jalanan.C. Puisi tersebut menceritakan perhatian anak kepada ayahnya yang berprofesi sebagai penarik becak.D. Puisi tersebut mengisahkan pertentangan batin seorang anak yang belum mampu membahagiakan orang tuanya.Puisi berikut untuk soal nomor 29-30!29. Maksud puisi tersebut adalah... .*A. Kelegaan seseorang karena dapat menyelesaikan masalahnya.B. Kegelisahan seseorang karena tidak dapat menyelesaikan masalahnyaC. Kebahagiaan seseorang karena dapat memiliki waktu untuk dirinya sendiri.D. Kemarahan seseorang kepada keadaan yang membuatnya memiliki banyak masalah.30. Bacalah Puisi di bawah ini! Majas yang digunakan dalam puisi tersebut adalah... .*A. personifikasiB. hiperbolaC. metaforaD. simile
Berikut ini pernyataan yang tepat terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban apabila waktu pelaksanaannya dilakukan ketika....Perintah : Klik pada pilihan jawaban yang tepat!A. Pak Hanafi memilih untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa kambing bukan disaat tanggal 10 Dzulhijjah melainkan dua hari setelahnya. blankB. Pak Faisal membeli kambing pada tanggal 13 Dzulhijjah yang bertepatan dengan malam minggu yang kemudian ketika ba’da maghrib mengajak adik-adiknya untuk melakukan pemotongan hewan kurban di depan halaman rumah. blankC. Pak Alvin merupakan seorang yang tiap tahun rutin untuk berkurban. Beliau melakukan pemotongan hewan kurban ketika tanggal 11 Dzulhijjah. blankD. Pak Karim membeli kambing pada dan kemudian beliau rawat sampai usia yang pas untuk di kurbankan. Beliau melakukan pemotongan tersebut ketika tepat tanggal 10 Dzulqo’dah. blankBENAR SALAH
Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat majemuk setara berikut adalah ...a.Saya ingin memberi buku; namun uang saya belum cukup.b.Bukan keindahan alamnya. Melainkan keramahan orangnya yang menjadi daya tarik Indonesia.c.Saya telah mengunjungi Taman Mini beberapa kali sedangkan, dia belum pernah sama sekali.d.Dia tidak belajar tari Bali, tetapi belajar tari Betawi.
indentifikasikan kalimat berikut berdasarkan jenis-jenis kalimat! (Majemuk setara dan bertingkat)Pernyataan 1: Ketika masih SMA, ia pernah ditolak untuk ikut tes masuk tim basket di sekolahnya karena badannya yang terlalu pendek. blankPernyataan 2: Ia selalu berlatih dengan rutin setiap harinya di rumah. blankPernyataan 3: Dimana mendapat rata-rata 25 angka per game serta memenangkan kompetisi SMA di tahun yang sama juga. blankPernyataan 4: Jordan sangat sedih mendengar hal itu, namun ia tidak pernah menyerah.
Upgrade your grade with Knowee
Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.