Knowee
Questions
Features
Study Tools

Perhatikan teks stimulus berikut Sebagai "raja" minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia, perdagangan minyak sawit  Indonesia-Uni Eropa telah dimulai sejak abad ke-18 didasarkan adanya kebutuhan  masyarakat Uni Eropa akan CPO sebagai minyak nabati yang dapat dimanfaatkan menjadi  berbagai macam produk olahan serta memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan  minyak nabati lainnya. Namun, seiring meningkatnya konsumsi Uni Eropa terhadap CPO  asal Indonesia dan secara langsung menurunkan konsumsi minyak nabati domestik, muncul  berbagai permasalahan terkait supply dan demand minyak kelapa sawit, baik bersifat internal  maupun eksternal. Berdasarkan bacaan diatas, tentukan pernyataan yang benar dari tindakan  yang harus diambil dalam mengatasi permasalahan sawit di IndonesiaPerintah : Klik pada 2 pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)A.       Indonesia mengolah kelapa sawit menjadi energi alternatif  blankB.       Indonesia memperbaiki serta mengoptimalkan sehingga kelapa sawit tetap sebagai komoditi ekspor utama  blankC.       Indonesia tidak lagi menanam kelapa sawit dan diganti dengan tanaman lain  blankD.      Indonesia menghentikan kegiatan ekspor kelapa sawit ke neagara Uni-Eropa  blankBENAR SALAH

Question

Perhatikan teks stimulus berikut Sebagai "raja" minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia, perdagangan minyak sawit  Indonesia-Uni Eropa telah dimulai sejak abad ke-18 didasarkan adanya kebutuhan  masyarakat Uni Eropa akan CPO sebagai minyak nabati yang dapat dimanfaatkan menjadi  berbagai macam produk olahan serta memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan  minyak nabati lainnya. Namun, seiring meningkatnya konsumsi Uni Eropa terhadap CPO  asal Indonesia dan secara langsung menurunkan konsumsi minyak nabati domestik, muncul  berbagai permasalahan terkait supply dan demand minyak kelapa sawit, baik bersifat internal  maupun eksternal. Berdasarkan bacaan diatas, tentukan pernyataan yang benar dari tindakan  yang harus diambil dalam mengatasi permasalahan sawit di IndonesiaPerintah : Klik pada 2 pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)A.       Indonesia mengolah kelapa sawit menjadi energi alternatif  blankB.       Indonesia memperbaiki serta mengoptimalkan sehingga kelapa sawit tetap sebagai komoditi ekspor utama  blankC.       Indonesia tidak lagi menanam kelapa sawit dan diganti dengan tanaman lain  blankD.      Indonesia menghentikan kegiatan ekspor kelapa sawit ke neagara Uni-Eropa  blankBENAR SALAH

...expand
🧐 Not the exact question you are looking for?Go ask a question

Solution

Berdasarkan teks stimulus, pernyataan yang benar dari tindakan yang harus diambil dalam mengatasi permasalahan sawit di Indonesia adalah:

A. Indonesia mengolah kelapa sawit menjadi energi alternatif B. Indonesia memperbaiki serta mengoptimalkan sehingga kelapa sawit tetap sebagai komoditi ekspor utama

Pilihan C dan D tidak sesuai dengan konteks teks. Pilihan C menyarankan untuk menghentikan penanaman kelapa sawit, sedangkan teks menunjukkan bahwa kelapa sawit adalah komoditi ekspor utama bagi Indonesia. Pilihan D menyarankan untuk menghentikan ekspor kelapa sawit ke Uni Eropa, namun teks menunjukkan bahwa perdagangan ini telah berlangsung sejak abad ke-18 dan merupakan bagian penting dari ekonomi Indonesia.

This problem has been solved

Similar Questions

TipsQuestion textBerikut ini merupakan peran pelaku ekonomi dalam perekonomian :(1) Sebagai konsumen             (3) Sebagai penyedia faktor produksi(2) Pengguna faktor produksi      (4) Menghasilkan barang dan jasa       Peran rumah tangga produsen (RTP) ditunjukan padaa.1 dan 3b.3 dan 4c.2 dan 3d.2 dan 4

Pilih strategi yang BETUL untuk mengurangkan kemiskinan melalui Dasar Ekonomi Baru.I. Meningkatkan kualiti golongan miskin dengan penyediaan perkhidmatan sosial.II. Penyusunan semula corak guna tenaga.III. Memperbanyakkan peluang pekerjaan yang membolehkan perpindahan kepada sektor produktiviti tinggi.IV. Meningkatkan pendapatan dan produktiviti golongan ini.a.I, II dan IIIb.I, II dan IVc.I, III dan IVd.Semua di atas

1 . Pertanyaan :Mengapa pengembangan produk atau layanan baru dapat dianggap sebagai peluang internal?A. Karena dapat meningkatkan nilai tambah bisnisB. Karena dapat meningkatkan penjualan C. Karena dapat membuka akses ke pasar globalD. Karena dapat menciptakan peluang kemitraan strategisE. Karena dapat meningkatkan risiko bisnis2 . Pertanyaan :Bagaimana bisnis dapat memanfaatkan tren konsumen yang berkembang sebagai peluang?A. Dengan meningkatkan trend penjualanB. Dengan mengabaikan tren dan fokus pada strategi konvensionalC. Dengan mengikuti tren dan menciptakan produk atau layanan yang sesuaiD. Dengan menunda respons terhadap perubahan trenE. Dengan menekankan kekurangan produk yang sudah ada3 . Pertanyaan :Mengapa pertumbuhan pasar lokal dapat menjadi peluang bagi bisnis?A. Karena dapat menghambat daya saing di pasar globalB. Karena dapat diinterversi pemerintahC. Karena dapat menciptakan pangsa pasar yang stabilD. Karena dapat menciptakan peluang diversifikasiE. Karena dapat membuka peluang kemitraan strategis4 . Pertanyaan :Mengapa kemitraan strategis dapat dianggap sebagai peluang untuk bisnis?A. Karena dapat membatasi kolonialisme perdaganganB. Karena dapat membatasi akses ke pasar globalC. Karena dapat mengurangi efisiensi operasionalD. Karena dapat menciptakan peluang kolaborasi yang saling menguntungkanE. Karena dapat meningkatkan risiko bisnis5 . Pertanyaan :Apa yang dapat menjadi dampak positif dari mengoptimalkan proses operasional sebagai respons terhadap peluang?A. Menurunkan efisiensi produksiB. Meningkatkan daya saing di pasar lokalC. Mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitasD. Meningkatkan biaya operasionalE. Menurunkan tingkat kesmiskinan 6 . Pertanyaan :Apa yang dimaksud dengan peluang (Opportunities) dalam analisis SWOT?A. Ancaman dari lingkungan eksternalB. Faktor internal yang memberikan keunggulan kompetitifC. Ancaman dari negara lainD. Faktor eksternal yang dapat memberikan keuntungan atau keunggulanE. Kelemahan yang harus diatasi7 . Pertanyaan :Apa yang dapat menjadi peluang terkait dengan perubahan teknologi?A. Menciptakan inovasi produk dan layananB. Menjadi ketergantungan pada teknologi tertentuC. Mengurangi efisiensi produksiD. Mengurangi emisi karbon dioksida E. Mengoptimalkan proses operasional8 . Pertanyaan :Apa yang dapat dihasilkan dari pengembangan produk atau layanan baru sebagai respons terhadap peluang?A. Memperkecil pangsa pasarB. Meningkatkan nilai tambah dan memenuhi kebutuhan pelangganC. Menciptakan peluang kolaborasiD. Meningkatkan daya saing di pasar lokalE. Semua salah9 . Pertanyaan :Apa yang dapat menjadi contoh peluang internal terkait dengan pengembangan karyawan?A. Pengurangan biaya operasionalB. Investasi dalam pelatihan dan pengembangan karyawanC. Peningkatan efisiensi produksiD. Peningkatan penjualan produkE. Penurunan kualitas produk10 . Pertanyaan :Mengapa pertumbuhan pasar global sering dianggap sebagai peluang bagi bisnis?A. Karena dapat menciptakan peluang kemitraan strategisB. Karena dapat membuka akses ke pangsa pasar yang lebih luasC. Karena dapat meningkatkan daya saing di pasar lokalD. Karena dapat meningkatkan penjualanE. Karena dapat mengurangi risiko dari persaingan yang ketat

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 21 – 25.TEKS 5     Ungkapan "nasi adalah fondasi" mencerminkan pentingnya beras sebagai komoditas pokok bagi masyarakat Indonesia. Beras merupakan komoditas dengan porsi terbesar dalam pengeluaran masyarakat untuk pangan, yaitu 4% dari pengeluaran konsumsi makanan penduduk perkotaan dan 8% untuk penduduk pedesaan pada tahun 2021. Karena signifikansinya dalam pengeluaran rumah tangga, harga beras mempengaruhi tingkat inflasi dan tingkat kemiskinan. Setiap perubahan harga beras tercermin dalam tingkat inflasi serta mengurangi daya beli masyarakat miskin yang sebagian besar adalah konsumen bersih beras. Hal ini mengindikasikan bahwa pembuat kebijakan cenderung menginginkan harga beras yang rendah. Di sisi lain, beras juga menjadi sumber penghidupan 14 juta rumah tangga petani. Kedua sisi dari cerita ini telah menjadi alasan mengapa sektor beras selalu dalam situasi buntu. Upaya untuk mentransformasi sektor beras dan sektor pertanian di Indonesia menjadi pertanian yang berkelanjutan dan adil perlu memahami kedua sisi permasalahan ini.     Sebagian besar petani beras adalah berskala kecil dengan rata-rata kepemilikan lahan 0,67 hektar pada tahun 2013, di mana 14,2 juta dari 25,7 juta rumah tangga pertanian adalah petani tanpa lahan, yang menjadikan mereka konsumen neto beras jika mereka adalah petani beras. Sektor beras juga menghadapi masalah penuaan, dengan 62% petani berusia 45 tahun atau lebih.     Maraknya urbanisasi telah mendorong berubahnya fungsi lahan sawah, di mana antara tahun 2010 dan 2020 terjadi penurunan luas panen sebesar 20% secara nasional, dengan kisaran penurunan antara 7% hingga 59%. Penurunan ini terjadi di beberapa daerah produsen beras utama seperti Sumatra Barat dan Jawa Barat, yang masing-masing mengalami penurunan 36% dan 22%. Penurunan luas panen ini tidak diikuti oleh peningkatan produktivitas yang signifikan. Secara nasional, hanya tujuh provinsi yang mengalami peningkatan luas panen beras. Sebagian produsen utama beras mengalami tren yang stagnan, sementara produsen utama lainnya justru mengalami penurunan produktivitas seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, Hasilnya, produksi beras nasional turun dari 66 juta ton menjadi 55 juta ton di tengah pertumbuhan populasi Indonesia.     Selain penurunan luas panen, beras juga menghadapi tantangan dari perubahan iklim. Beras juga merupakan salah satu komoditas yang paling intensif air (Oxfam, 2016) yang membuatnya lebih rentan menghadapi perubahan iklim. Produksi beras juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi karbon, terutama metana (World Bank, 2022), Oleh karena itu, target Indonesia untuk mengurangi jejak karbon juga mencakup mencakup sektor beras. Dengan karakteristik sektor beras yang berskala kecil namun merupakan tanaman pangan utama dalam negeri, segala upaya harus dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia.(Diadaptasi dari White Paper, (PEM, 2023).Menurut bacaan, beras menjadi sumber penghidupan rumah tangga petani karena....A.14 juta rumah tangga petani bergantung pada berasB.25,7 juta rumah tangga pertanian bergantung pada berasC.14,2 juta adalah petani tanpa lahan pertanianD.Rata-rata kepemilikan lahan adalah 0,67 hektareE.Kenaikan harga beras meningkatkan kesejahteraan Soal SebelumnyaRagu RaguSoal Selanjutnya 1

Salah satu isi perjanjian antara Sultan Hasanuddin dengan VOC adalah ....*4 poinVOC mendapatkan wilayah yang direbut selama perangMakasasr diserahkan kepada VOCKegiatan pelayaran para pedagang Makassar dibatasi di bawah pengawasan GoaAlat tukar/mata uang yang digunakan di Makassar adalah mata Indonesia

1/3

Upgrade your grade with Knowee

Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.