Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….
Question
Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….
Solution
Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah nilai hormat dan taat kepada orang yang lebih tinggi kedudukannya atau kepada orang yang lebih tua. Ini ditunjukkan melalui perilaku dayang-dayang yang menyembah dan mengundurkan diri dengan perlahan-lahan. Selain itu, nilai kerja sama dan gotong royong juga terlihat ketika Mak Inang membantu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri.
Similar Questions
Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat majemuk setara berikut adalah ...a.Saya ingin memberi buku; namun uang saya belum cukup.b.Bukan keindahan alamnya. Melainkan keramahan orangnya yang menjadi daya tarik Indonesia.c.Saya telah mengunjungi Taman Mini beberapa kali sedangkan, dia belum pernah sama sekali.d.Dia tidak belajar tari Bali, tetapi belajar tari Betawi.
Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 21 – 25.TEKS 5 Ungkapan "nasi adalah fondasi" mencerminkan pentingnya beras sebagai komoditas pokok bagi masyarakat Indonesia. Beras merupakan komoditas dengan porsi terbesar dalam pengeluaran masyarakat untuk pangan, yaitu 4% dari pengeluaran konsumsi makanan penduduk perkotaan dan 8% untuk penduduk pedesaan pada tahun 2021. Karena signifikansinya dalam pengeluaran rumah tangga, harga beras mempengaruhi tingkat inflasi dan tingkat kemiskinan. Setiap perubahan harga beras tercermin dalam tingkat inflasi serta mengurangi daya beli masyarakat miskin yang sebagian besar adalah konsumen bersih beras. Hal ini mengindikasikan bahwa pembuat kebijakan cenderung menginginkan harga beras yang rendah. Di sisi lain, beras juga menjadi sumber penghidupan 14 juta rumah tangga petani. Kedua sisi dari cerita ini telah menjadi alasan mengapa sektor beras selalu dalam situasi buntu. Upaya untuk mentransformasi sektor beras dan sektor pertanian di Indonesia menjadi pertanian yang berkelanjutan dan adil perlu memahami kedua sisi permasalahan ini. Sebagian besar petani beras adalah berskala kecil dengan rata-rata kepemilikan lahan 0,67 hektar pada tahun 2013, di mana 14,2 juta dari 25,7 juta rumah tangga pertanian adalah petani tanpa lahan, yang menjadikan mereka konsumen neto beras jika mereka adalah petani beras. Sektor beras juga menghadapi masalah penuaan, dengan 62% petani berusia 45 tahun atau lebih. Maraknya urbanisasi telah mendorong berubahnya fungsi lahan sawah, di mana antara tahun 2010 dan 2020 terjadi penurunan luas panen sebesar 20% secara nasional, dengan kisaran penurunan antara 7% hingga 59%. Penurunan ini terjadi di beberapa daerah produsen beras utama seperti Sumatra Barat dan Jawa Barat, yang masing-masing mengalami penurunan 36% dan 22%. Penurunan luas panen ini tidak diikuti oleh peningkatan produktivitas yang signifikan. Secara nasional, hanya tujuh provinsi yang mengalami peningkatan luas panen beras. Sebagian produsen utama beras mengalami tren yang stagnan, sementara produsen utama lainnya justru mengalami penurunan produktivitas seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, Hasilnya, produksi beras nasional turun dari 66 juta ton menjadi 55 juta ton di tengah pertumbuhan populasi Indonesia. Selain penurunan luas panen, beras juga menghadapi tantangan dari perubahan iklim. Beras juga merupakan salah satu komoditas yang paling intensif air (Oxfam, 2016) yang membuatnya lebih rentan menghadapi perubahan iklim. Produksi beras juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi karbon, terutama metana (World Bank, 2022), Oleh karena itu, target Indonesia untuk mengurangi jejak karbon juga mencakup mencakup sektor beras. Dengan karakteristik sektor beras yang berskala kecil namun merupakan tanaman pangan utama dalam negeri, segala upaya harus dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia.(Diadaptasi dari White Paper, (PEM, 2023).Menurut bacaan, beras menjadi sumber penghidupan rumah tangga petani karena....A.14 juta rumah tangga petani bergantung pada berasB.25,7 juta rumah tangga pertanian bergantung pada berasC.14,2 juta adalah petani tanpa lahan pertanianD.Rata-rata kepemilikan lahan adalah 0,67 hektareE.Kenaikan harga beras meningkatkan kesejahteraan Soal SebelumnyaRagu RaguSoal Selanjutnya 1
Komunikasi asertif melibatkan penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain. Ini berarti individu menyuarakan perasaan dan kebutuhan mereka tanpa merendahkan atau mengabaikan hak, perasaan, atau pandangan orang lain. Dalam konteks ini, menjaga keseimbangan antara menyatakan kebutuhan pribadi dan menghormati kepentingan orang lain menjadi kunci. Ini menciptakan suasana saling menghormati dan mendukung dalam interaksi sosial.
Perpaduan dua kebudayaan berbeda yang menyatu tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan itu sendiri disebut…AAkulturasi BudayaBImigrasi pendudukCKontradiksiDSolidarisasi masyarakatEKalibrasi
Belajar Malu dari Putri MaluOleh: Jaya SupranaKETIKA sedang mempelajari apa yang disebut malu demi menyusun buku Malumologi(Elex Media Komputindo 2019), perhatian saya sempat tertarik pada sejenis tanaman yangpada saat tersentuh spontan reaktif melayukan dedaunan dirinya sendiri. Masyarakat Indonesiamenyebut tanaman sensitif itu sebagai Putri Malu, sementara para botanikawan memberi namalebih beraroma “ilmiah” yaitu Mimosa pudica. Lain halnya dengan masyarakat Jermanmenyemooh orang yang mudah merasa tersinggung sebagai mimosa.Para ilmuwan menganggap reaksi gerak dedaunan Putri Malu melayukan diri disebabkanoleh perubahan tekanan turgor pada tulang daun yang bisa ikut dirasakan oleh dedaunan PutriMalu. Tiupan angin dengan kederasan melebihi ambang batas sensitivitas Putri Malu juga bisamenyebabkan dedaunannya menutup diri. Secara saintifik, gerak dedaunan Putri Malu disebutkerennya sebagai seismonasti yang dipengaruhi tigmonasti. Putri Malu sensitif bukan hanyaterhadap sentuhan atau tiupan angin namun juga menguncup pada saat matahari terbenam danmerekah kembali setelah matahari terbit. Ada makna survival pada sifat penguncupandedaunan Putri Malu demi melindungi diri dari hewan pemakan tanaman. Akibat tampakmelayu maka para predator kehilangan selera untuk memakan tanaman yang pandai melayukandiri itu. Diyakini bahwa dedaunan Putri Malu mengandung khasiat anti inflamasi dan antidepresan. Kearifan kesehatan leluhur menyatakan air rebusan dedaunan Putri Malu dapatmembantu mengencerkan dahak yang menyumbat saluran pernafasan manusia akibat virusCorona.Dengan risiko dipermalukan oleh para botanikawan yang atheis, saya pribadi tidak malumeyakini bahwa Putri Malu adalah anugerah mahakarya Yang Maha Kuasa. Putri Malu an sichmerupakan bukti secara nyata-alami tanpa melalui uji klinis bahwa pada hakikatnya tanamanyang kerap dianggap sebagai jenis mahluk hidup kelas terendah akibat dianggap tidak memilikiperasaan ternyata memiliki perasaan. Akibat memiliki perasaan maka Putri Malu siapberkomunikasi dengan lingkungannya termasuk manusia. Bahkan ketika memetik kesimpulandari observasi malumologis terhadap perilaku Putri Malu, terus terang perasaan malumenyelinap masuk ke lubuk sanubari. Memalukan bahwa ternyata tanaman bisa memilikiperasaan sementara manusia yang dianggap dan menganggap lebih beradab ketimbangtanaman malah terbukti bisa kehilangan rasa malu. Maka ada (tidak semua) manusia merasatidak malu mewujudkan angkara murka menghujat, memfitnah, mem-bully, menggusur,menindas, menyengsarakan, menyelakakan, melukai bahkan membinasakan sesama manusia.sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/20/115041065/belajar-malu-dari-putri-malu?page=all#page2Setelah Saudara membaca artikel di atas, selesaikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!1. Temukanlah informasi awal, identitas, dan topik artikel! (langkah survey)2. Buatlah tiga pertanyaan yang relevan dengan isi teks! (langkah question)3. Temukanlah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sudah dibuat pada nomor 2!(langkah read)4. Catatlah dengan bahasa sendiri jawaban-jawaban yang sudah ditemukan pada nomor 3!(langkah recite)5. Catatlah informasi utama dari artikel di atas! (langkah review)
Upgrade your grade with Knowee
Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.